Arief Yudhawarman

Masih belajar buat blog

Setup Linux untuk Speedy

with 35 comments

Berikut ini akan saya tulis pengalaman setup linux RedHat 9 untuk koneksi adsl speedy. Modem yang digunakan adalah DareGlobal model DB108-E dan dikonfigur sebagai mode bridge, untuk setup modemnya silahkan baca Setup Modem ADSL Speedy Sebagai Bridge di Linux. Distro linux yang pernah saya coba adalah Redhat 9 dan Slackware 10.2. Untuk koneksi ke modem adsl (bridged mode) menggunakan tool rp-pppoe, dan kebetulan sudah menjadi paket default distro yang disebutkan di atas. Kalau ingin install dari source code, download di sini RP-PPPoE | Roaring Penguin. Pastikan bahwa komputer linux telah diinstall network card, apabila kita ingin meng-sharing koneksi speedy dengan yang lain maka perlu install satu network card lagi. Satu network untuk LAN dan satunya untuk koneksi bridge ke modem adsl speedy. Selanjutnya penamaan network card untuk LAN adalah eth0 dan untuk bridge adalah eth1.

Asumsi linux telah diinstall satu buah network card, dan sekarang kita pasang satu network card lagi. Saat komputer diboot maka kudzu – pastikan kudzu telah jalan sebagai service – secara otomatis akan mendeteksi adanya penambahan hardware baru, lompati atau skip pertanyaan untuk konfigurasi networking. Apabila kudzu gagal mendeteksi, maka lihat devicenya melalui lspci. Contoh nyata adalah kejadian yang saya alami setelah selesai pasang network card 3Com 3c905B, ternyata kudzu gagal mendeteksi dan tampilan dmesg juga tidak menghasilkan deteksi untuk lan card ini, akhirnya saya melihat dengan lspci:

# lspci
00:00.0 Host bridge: VIA Technologies, Inc. P4M266 Host Bridge
00:01.0 PCI bridge: VIA Technologies, Inc. VT8633 [Apollo Pro266 AGP]
00:0a.0 Ethernet controller: 3Com Corporation 3c905B 100BaseTX [Cyclone] (rev 30)
00:10.0 USB Controller: VIA Technologies, Inc. USB (rev 80)
00:10.1 USB Controller: VIA Technologies, Inc. USB (rev 80)
00:10.2 USB Controller: VIA Technologies, Inc. USB (rev 80)
00:10.3 USB Controller: VIA Technologies, Inc. USB 2.0 (rev 82)
00:11.0 ISA bridge: VIA Technologies, Inc. VT8235 ISA Bridge
00:11.1 IDE interface: VIA Technologies, Inc. VT82C586/B/686A/B PIPC Bus Master IDE (rev 06)
00:12.0 Ethernet controller: VIA Technologies, Inc. VT6102 [Rhine-II] (rev 74)
01:00.0 VGA compatible controller: S3 Inc. [ProSavageDDR K4M266]

Terlihat bahwa networknya ada. Sekarang kita mencari driver atau module untuk 3c509B, berdasarkan /usr/src/linux/Documentation/networking/vortex.txt, modulenya adalah 3c59x.o. Sebagian besar lancard sekarang sudah bisa dideteksi dan diload modulenya secara otomatis saat boot, jadi tidak usah khawatir kalau lan cardnya tidak bisa dideteksi. Setelah itu load modulenya dengan modprobe 3c59x (huruf-huruf yang dicetak tebal itu merupakan perintah yang dijalankan root atau argumen yang diisi root di command prompt). Lihat hasilnya dengan lsmod.

# lsmod

3c59x 29488 1 (autoclean)

Saat ini device tersebut belum dikonfigur untuk networking, ini akan dilakukan secara otomatis saat koneksi ke adsl berlangsung. Setelah itu edit file /etc/modules.conf, lihat contoh di bawah:

# cd /etc
# cat modules.conf
alias eth0 via-rhine
alias usb-controller usb-uhci
alias usb-controller1 ehci-hcd
# echo “alias eth1 3c59x” >> modules.conf

Setelah ini kita install paket rp-pppoe dan menjalankan adsl setup untuk koneksi speedy:

Cek apakah rp-pppoe sudah terinstall dengan rpm -qi rp-pppoe, jika belum install dengan rpm -ivh rp-pppoe-3.5-2.rpm

Jalankan adsl-setup:

  • Pertama kali akan ditanya Login Name, masukkan PPPoE username, misal 1525xxxx@telkom.net
  • Masukkan eth1 untuk nama device network card yang terhubung ke modem adsl.
  • Masukkan no untuk demand value.
  • Untuk informasi dns server, tekan <Enter>, kita akan mengisinya nanti.
  • Masukkan PPPoE password.
  • Untuk USERCTRL masukkan yes agar user biasa bisa start dan stop koneksi dsl.
  • Masukkan eth1 untuk nama device network card yang terhubung ke modem adsl. Selanjutnya untuk firewall, pilih 0 untuk NONE, kita akan membuat firewall sendiri nanti. Jika kita tidak menginginkan linux start koneksi adsl saat boot time maka tekan untuk no. Ringkasan hasil setup atau konfigurasi adalah sebagai berikut, masukkan y untuk menerima seting ini:
* Summary of what you entered **
Ethernet Interface: eth1
User name: 15250xxxxx@telkom.net
Activate-on-demand: No
DNS: Do not adjust
Firewalling: NONE
User Control: yes

Lihat isi /etc/ppp/pap-secrets

# cd /etc/ppp/
# cat pap-secrets
“15250xxxxx@telkom.net” * “password”

Isi /etc/ppp/chap-secrets sama dengan /etc/ppp/pap-secrets

Untuk menjalankan adsl, perintahnya adalah adsl-start. Apabila dijalankan tanpa argumen, maka adsl-start akan mencari file konfigurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ppp0. Kini kita lihat isi konfigurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ppp0, untuk penjelasannya bisa man pppoe.conf:

# cat /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ppp0
USERCTL=yes
BOOTPROTO=dialup
NAME=DSLppp0
DEVICE=ppp0
TYPE=xDSL
ONBOOT=no
PIDFILE=/var/run/pppoe-adsl.pid
FIREWALL=NONE
PING=.
PPPOE_TIMEOUT=300
LCP_FAILURE=3
LCP_INTERVAL=80
CLAMPMSS=1412
CONNECT_POLL=6
CONNECT_TIMEOUT=30
DEFROUTE=yes
SYNCHRONOUS=no
ETH=eth1
PROVIDER=DSLppp0
USER=15250xxxxx@telkom.net
PEERDNS=no

Masukkan DNS telkom ke /etc/resolv.conf:

# cd /etc
echo “nameserver 202.134.0.155” >> resolv.conf
echo “nameserver 202.134.1.10” >> resolv.conf
echo “nameserver 202.134.2.5” >> resolv.conf

Untuk install name server dan dns caching, penulis biasanya memakai djbdns karena dijamin oleh pembuatnya lebih secure (lihat The djbdns security guarantee), untuk instalasinya kebetulan rekan milis tanya-jawab@linux.or.id telah membuat blog Install and Configure DJBDNS. Jadi untuk menggunakan dns lokal tinggal menjalankan perintah ini echo “nameserver 192.168.0.254” > /etc/resolv.conf di mana 192.168.0.254 adalah ip address linux server.

Konfigurasikan firewall /etc/rc.d/rc.firewall.ppp0, silahkan download script firewall koneksi adsl speedy. Ubah nama filenya menjadi rc.firewall.ppp0 dan simpan di direktori /etc/rc.d dan lakukan chmod 755 rc.firewall.ppp0. Script firewall ini akan dieksekusi saat konek ke internet.

Buat file /etc/ppp/ip-up.local, lihat contoh di bawah, lakukan chmod 755 /etc/ppp/ip-up.local, script ini akan dieksekusi otomatis sesaat setelah koneksi adsl speedy berhasil.

#!/bin/sh
PATH=/bin:/usr/sbin
echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_dynaddr
# Firewall
/etc/rc.d/rc.firewall.ppp0
# update time
ntpdate id.pool.ntp.org
# kirim email jika sudah konek
date +’%Y-%m-%d %H:%M:%S’ | mail -s “Konek Speedy” root

Buat file /etc/ppp/ip-down.local, lihat contoh di bawah, lakukan chmod 755 /etc/ppp/ip-down.local, script ini akan dieksekusi otomatis sesaat setelah pemutusan koneksi adsl speedy (download file /etc/rc.d/rc.flush, ubah namanya ke rc.flush, jangan lupa untuk chmod 755 /etc/rc.d/rc.flush dahulu):

#!/bin/sh
PATH=/bin:/usr/sbin:/sbin
echo “0” > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
echo “0” > /proc/sys/net/ipv4/ip_dynaddr
# flush iptables
/etc/rc.d/rc.flush
# kirim email jika diskonek
date +’%Y-%m-%d %H:%M:%S’ | mail -s “Diskonek Speedy” root

Setelah ini selesai kita bisa mencoba speedy dengan menjalankan adsl-start

Untuk melihat apakah linux sudah konek ke internet kita bisa ping ke dns telkom dengan hostname agar kita bisa mengetahui dnsnya bekerja. Selain itu kita bisa lihat status dari ppp0 dengan ifconfig ppp0, akan terlihat linux sudah memperoleh ip dinamik:

# ping nsjkt1.telkom.net.id
PING nsjkt1.telkom.net.id (202.134.0.155) 56(84) bytes of data.
64 bytes from nsjkt1.telkom.net.id (202.134.0.155): icmp_seq=1 ttl=250 time=76.0 ms
64 bytes from nsjkt1.telkom.net.id (202.134.0.155): icmp_seq=2 ttl=250 time=75.2 ms
— nsjkt1.telkom.net.id ping statistics —
2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1015ms
rtt min/avg/max/mdev = 75.208/75.607/76.006/0.399 ms# ping ns3.telkom.net.id
PING ns3.telkom.net.id (202.134.1.10) 56(84) bytes of data.
64 bytes from ns3.telkom.net.id (202.134.1.10): icmp_seq=1 ttl=251 time=59.4 ms
64 bytes from ns3.telkom.net.id (202.134.1.10): icmp_seq=2 ttl=251 time=62.3 ms
— ns3.telkom.net.id ping statistics —
2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1010ms
rtt min/avg/max/mdev = 59.494/60.934/62.375/1.461 ms

# ping ns2.telkom.net.id
PING ns2.telkom.net.id (202.134.2.5) 56(84) bytes of data.
64 bytes from ns2.telkom.net.id (202.134.2.5): icmp_seq=1 ttl=248 time=77.2 ms
64 bytes from ns2.telkom.net.id (202.134.2.5): icmp_seq=2 ttl=248 time=77.2 ms
— ns2.telkom.net.id ping statistics —
2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 1008ms
rtt min/avg/max/mdev = 77.218/77.240/77.263/0.278 ms

# ifconfig ppp0
ppp0 Link encap:Point-to-Point Protocol
inet addr:125.164.241.2 P-t-P:125.164.240.1 Mask:255.255.255.255
UP POINTOPOINT RUNNING NOARP MULTICAST MTU:1492 Metric:1
RX packets:7355 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:7859 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:3
RX bytes:4765097 (4.5 Mb) TX bytes:688637 (672.4 Kb)

Tentu kita ingat bahwa kita sudah load module lan card (eth1) – tetapi belum konfigur networknya dengan ifconfig – sesaat setelah eksekusi adsl, interface eth1 akan terkonfigur networknya secara otomatis:

# ifconfig eth1
eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:10:5A:A2:76:F1
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:7929 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:8431 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:4968164 (4.7 Mb) TX bytes:896249 (875.2 Kb)
Interrupt:5 Base address:0xe080

Log koneksi adsl speedy lebih detail bisa dibaca di /var/log/messages. Untuk memutus koneksi adsl, jalankan perintah adsl-stop.

Agar client-client dalam satu jaringan bisa memanfaatkan koneksi speedy, isi ip gateway dan dns server dengan ip linux.

Written by awarmanf

November 15, 2006 at 10:49 am

Posted in Linux, Setup

35 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. cool ……
    Step by step ….
    Semangat😀

    Nur Aini Rakhmawati

    November 15, 2006 at 12:31 pm

  2. Saya nulis artikel ini saja butuh waktu 3 hari. Kebanyakan karena masalah editing di wordpress. Maunya menampilkan linux console, tapi susahnya itu lho, maklum masih newbie di dunia weblog. Terimakasih

    awarmanf

    November 15, 2006 at 4:20 pm

  3. mungkin akan lebih baik kalau untuk console linux (yg item2 itu lho).. adalah gbr daripada tulisan..

    SETAN

    November 16, 2006 at 1:43 am

  4. Saya juga berpikir begitu, lebih mudah maintenancenya, cuma untuk ukuran artikel-nya nanti tambah besar. Padahal ingin efisiensi.

    awarmanff

    November 16, 2006 at 4:44 am

  5. lebih baik pake text donk

    mampir

    November 29, 2006 at 10:47 am

  6. mas klo pake linux slackware sama aja ya???
    aku pake modem adsl speedtouch USB di slackware kok gak bisa ya

    icol

    December 6, 2006 at 4:23 pm

  7. Pak yudi…
    kLo setup nasia pecel gimana pak ?

    NoY

    December 20, 2006 at 6:41 am

  8. mas ak butuh bantuan mas…help me….
    begini mas,beberapa hari yang lalu koneksi speedy lg lemot abis..trus saya dapat saran klo harus merubah nameservernya,jadi saya rubah konfigurasi pada “resolv.conf”.primary dns-nya saya rubah jd 202.134.0.155 dan secondary-nya pake yang 202.134.1.10….setelah itu saya cek pada modem saya(Allied Telesyn),ternyata primary DNS-nya masih 202.134.1.10,padahal khan sudah saya rubah menjadi 202.134.0.155?
    saya mohon bantuannya…apakah untuk merubah IP DNS tidak hanya merubah konfigurasi “resolv.conf” saja,ato ada konfigurasi yang lain??

    yunan

    February 1, 2007 at 5:06 pm

  9. Wah itu sih terlalu ribet mas…kalo setup modemnya nggak usah pake bridge
    Aku punya trik buat yang pake modem speedy yang hanya memiliki 1 port ethernet. Itu udah include router loh…merk DLINK DSL302T
    1. Masuk ke web administration modem nya misal http://192.168.1.1
    2. Masukin username admin
    3. Setup account untuk WAN … pake PPPOE, username, trus passwordnya
    4. yang lainnya nggak usah diubah
    5. Masuk menu DHCP set enable DHCP masukin range IP misal start: 192.168.1.2 end 192.168.1.100
    6. Save setting dan reboot system pada menu Tool–>System

    OK sekarang tinggal di mesin linux diset aja IPaddressnya pake DHCP (Assign IP automatically, dan DNS otomatis misal utk eth0).
    reboot linux atau restart eth0:
    #/etc/rc.d/init.d/network restart
    Jadi deh,….sekarang ip address eth0 linux kita pasti udah dibridge oleh modem menjadi ip public 125.163.x.x dan dns otomatis dari telkomspeedy

    Nah utk koneksi dari client pake NAT aja di rule iptablesnya melalui eth1. yang dihubungkan dengan switch. Selesai

    zakie

    April 4, 2007 at 10:49 am

  10. Wah mas.. kok aneh ya.. saya sudah coba dan ikuti step2nya, nggak bisa juga.
    Saya curiga ini speedy-nya pasti bukan yg limited version ya (Speedy personal)?
    Saya menggunakan speedy personal, trus cobain set modem sbg Bridge mode (1483 Bridge IP LLC) lalu saya configure pppoe menggunakan pppoeconf di mesin linux saya tapi sepertinya nggak mau komunikasi dgn modemnya. Di log keluar spt ini:

    Jun 9 21:02:18 cibinong pppoe[16989]: Timeout waiting for PADO packets

    Kira-kira betul nggak kecurigaan saya ? Sebab kalau saya menggunakan setting PPPOA di modem lancar banget. Saya m’gunakan modem DSL-520T dan OS debian. Any clue?
    TIA

    fei

    June 9, 2007 at 2:42 pm

  11. #Zakie
    Sebenarnya memang tidak akan seribet ini jika saya punya modem DLINK spt milik anda🙂. Masalahnya barang yg saya temui pertama kali itu modem dareglobal (yg bisa saya otak-atik). Lagian dg mengerti konsep bridge kita bisa terapkan ini ke sembarang modem adsl yg support bridge.

    Oya, saya pernah setup client dg mode bridge, modemnya DLINK, dan setelah saya amati baik2 rupanya bisa dipakai cara anda yg tidak ribet🙂.

    awarmanf

    June 9, 2007 at 3:40 pm

  12. #Fei
    Saya pakai account personal juga kok.
    Ingat2, setting modem adsl itu berbeda2 untuk tiap divre, tergantung dg modem DSLAM yg ada di sentral telkom. Jadi setting modem adsl untuk daerah saya beda dg anda. Jika setelah anda otak-atik ada yg bisa, maka gunakan itu. Saya sekarang ini lagi belajar pakai debian, saya pernah setting di redhat dan slackware, keduanya mirip banget, untuk debian agak gimana ya ? Tapi berhasil🙂

    Yang penting waktu mengkonfigurasikan modem adsl sbg bridge, cari besaran VPI dan VCI, contek yg sudah ada. Kemudian connection type: bridging, lantas encapsulation LLC/SNAP-BRIDGING, dst kayak di tulisan di atas.

    awarmanf

    June 9, 2007 at 3:49 pm

  13. Mas, apa bedanya bridge dengan pppoe sih ? makasih sebelumnya.

    aresave

    July 20, 2007 at 10:30 am

  14. @awarmanf:

    mas saya sama kaya aresave, pengen tahu beda model bridge dan pppoe. Maksudnya gimana yah. Kantor saya ingin memakai speedy setelah frustasi dengan wireless radiolink provider yang byarpet. Mohon dijawab yah… terimakasih sebelumnya atas tutorialnya.

    katro

    September 11, 2007 at 10:07 am

  15. mas warman,

    saya punya pesen error kyk gini setelah ikutin prosedure yg mas kasih :
    /usr/sbin/adsl-start: line 215: 4924 Terminated $CONNECT “$@” > /dev/null 2>&1

    kira2 itu kenapa yah? wkt pertama kali saya connect dia bisa, tp pas saya disconect trus saya masuk start lagi lngsng pesen error kyk gitu..

    tks be 4
    tlng dibales yah..

    parmans

    September 24, 2007 at 9:34 am

  16. #are, katro
    Beda utama pppoe dan bridge di modem adsl adalah jika disetup account pppoe maka modem akan memperoleh ip publik speedy artinya aplikasi servis di modem adsl jika diallow di WAN-nya akan bisa diakses oleh internet. Sedangkan jika disetup melulu bridge
    maka yg akan memperoleh ip publik speedy adalah mesin yg mendial speedy via modem tsb, yah mirip2 kalau kita pakai modem biasa untuk koneksi dial up ke isp.
    Penjelasan rinci dan teknis bisa anda baca2 di internet.

    Arief Yudhawarman

    November 5, 2007 at 3:48 am

  17. Thx atas infonya………
    http://www.aryareload.co.id

    CV ARYARELOAD

    December 8, 2007 at 7:37 pm

  18. mau tanya gimana cara konfigurasi switch tipe ALLIED TELESYN AT-8324-SX
    mohon bantuannya karena mendesak untuk keperluan TA saya
    terima kasih

    ucil

    December 13, 2007 at 12:23 pm

  19. Keuntungan utama pake bridge apa ya?? bila dibanding dengan PPPoE?
    1. dari Segi kecepatan?
    2. Efisiensi yg mana?
    3. Bandwidth/speed, mana yang lebih cepet ?

    gymbsi

    January 22, 2008 at 7:33 am

  20. Trims mas, aku jadi tau sedikit mengenai linuks gara2 ribet nya itu lo..aku pake windows aja+wingate (mode bridge) ditambah antivir n antispyware. Bagus mana ya pake linux ato win?

    gymbsi

    January 22, 2008 at 7:36 am

  21. #gymbsi
    Saya belum pernah membandingkan lebih cepat mana pakai modem adsl yg diset sebagai router atau bridge. Tetapi saya lebih suka set ke bridge, hal ini karena alasan2 yg telah saya sebutkan di artikel di atas.

    Tentus saja untuk aplikasi server lebih bagus linux. Untuk aplikasi proxy antivirus dan antispyware bisa memakai safesquid. Saya sudah memakai ini dan instal di sekolahan dan instansi swasta.

    Arief Yudhawarman

    January 22, 2008 at 9:51 am

  22. MAS KLO DI ZENCAFE SAMA AJA? SPEEDY TIMEBASE LIMITED. KLO ETH0 YG KE MODEM ADSL SPEEDYNYA GA NGARUH KAN? SOALNYA ZENCAFE SAYA BELUM BISA KONEK INTERNET DAN BELUM BISA SHARING ANTAR KOMPI LAIN (SAMA2 ZENCAFE). PADAHAL KALAU SERVER GATEWAYNYA WIN****, YG CLIENT ZENCAFE TINGGAL DI DHCP DI NETWORKNYA LANGSUNG BISA KONEKSI INTERNET. MAKLUM NEWBIE MAS…..

    nebulaking

    March 10, 2008 at 3:47 pm

  23. Saya punya pesan :
    …………………..Time Out
    /usr/sbin/adsl-start: line 215: 4924 Terminated $CONNECT “$@” > /dev/null 2>&1
    saat saya adsl-start
    terus sya coba ke adsl-status
    ……….Link down…..Can’t read PID File………blaablaa

    Kenapa yah? apa yang salah apa ada hubungannya saya harus setting modem ke bridge dulu?

    eniex

    May 26, 2008 at 12:47 am

  24. Wah aku coba ngikuti step2 nya, tapi di bagian adsl-setup
    padahal setelah dijalankan perintah rpm -qi rp-pppoe keluar hasilnya:
    Name : rp-pppoe Relocations: (not relocatable)
    Version : 3.8 Vendor: Red Hat, Inc.
    Release : 1.fc7 Build Date: Wed 21 Mar 2007 01:37:08 AM WIT
    Install Date: Fri 28 Mar 2008 09:31:57 AM WIT Build Host: ls20-bc1-14.build.redhat.com
    Group : System Environment/Daemons Source RPM: rp-pppoe-3.8-1.fc7.src.rpm
    Size : 235282 License: GPL
    Signature : DSA/SHA1, Tue 22 May 2007 12:47:20 AM WIT, Key ID b44269d04f2a6fd2
    Packager : Red Hat, Inc.
    URL : http://www.roaringpenguin.com/pppoe/
    Summary : A PPP over Ethernet client (for xDSL support).
    Description :
    PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet) is a protocol used by
    many ADSL Internet Service Providers. This package contains the
    Roaring Penguin PPPoE client, a user-mode program that does not
    require any kernel modifications. It is fully compliant with RFC 2516,
    the official PPPoE specification.

    maaf aku pemula nih di dunia linux
    terimakasih

    mbelgedez

    July 12, 2008 at 4:08 pm

  25. wah kebetulan neh …. coz mau migrasi ke linux tapi masih binggung setup speedynya …
    thank’s forever …

    technology

    July 21, 2008 at 4:41 am

  26. @puji
    ni anak kemasukan setan mana nih

    Redland

    November 14, 2008 at 6:33 pm

  27. wah mas..

    kok aq smua stepnya ga bs y…

    q bru format ulang kompi trus mw nyambungin ke internet tp ga bs,,,

    tolong bantuannya mas…
    gmn sih cara setupnya?

    q pake ubuntu ama BT 4,,.
    dua2nya ga konek ke internet gara2 ga tw cara setupnya…

    mohon pencerahannya mas,,

    thx

    crashblack

    December 18, 2009 at 11:08 am

    • Apa BT 4? Paling gampang, modemnya diset sebagai router saja. Yang penting bisa konek internet. Dan interface yang menghadap ke modem diset dhcp (ip otomatis), biar dapat ip langsung dari modem adsl.

      Arief Yudhawarman

      December 19, 2009 at 6:23 am

      • wah…
        kk Arief, q masih lon ngerty nih…
        masih newbie di linux kk…..

        kom aq lun pernah konek ke internet sebelumnya melalaui BT 4 nya bg….
        ga bisa konek…..

        gmn tu cara settingnya kk…
        mohon pencerahannya step by step y bg……

        crashblack

        December 20, 2009 at 3:31 am

  28. Thanks, I enjoyed reading your post. Keep up with the good work. I’ll definitely be back for more.

    Suzi Streamyx

    December 28, 2009 at 3:19 pm

  29. Sip bos,
    jadi pengen coba n gimana aku harus dapatkan installer linux 9

    fendi

    January 19, 2010 at 9:11 am

  30. mas kalau di linux mint gimana, soalnya ga ada paket
    rp-pppoe? apa bisa pake ppoeconf aja? sekalian satu pertanyaan lagi, bisa ga komputer linux jadi router/gateway (mode bridge) kalau ga disetup di linuxnya (rp-ppoe nya ga disetup)?

    makasih

    pemula

    August 6, 2010 at 2:10 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: