Arief Yudhawarman

Masih belajar buat blog

Setup modem untuk PPP Server/Client di Mikrotik

with 2 comments

Tulisan ini dbuat sebagai tanggapan dari rekan forum yang minta dibantu setup dialin server di mikrotik. Modem yang digunakan bukan modem GSM, CDMA, atau HSDPA tetapi modem analog jadul yang dulu sering dipakai untuk koneksi ke internet atau bbs melalui landline atau PSTN (telkom). Modem yang penulis gunakan adalah modem internal hard modem tipe ISA bukan PCI, modem tipe PCI biasanya soft modem. Modem ini punya jumper untuk IRQ sehingga bisa menambah jumlah koneksi serial di komputer, yang biasanya maksimum dua bisa nambah satu menjadi 3. Penulis dulu pernah setup dialin server di komputer redhat linux dengan dua modem eksternal dan 1 modem internal.

modem internal isa (hard modem)

Kembali ke topik semula, sebenarnya manual default mikrotik sudah cukup jelas menerangkan bagaimana konfigurasi dan setup modem untuk server dialin (PPP Server) atau client dialin (PPP Client). Sayangnya manual mikrotik tidak memberikan contoh analisa modem via terminal baik secara visual maupun tulisan. Analisa modem diperlukan apabila koneksi yang dipilih gagal dilakukan sehingga memerlukan cara agar bisa berkomunikasi langsung dengan modem dengan memasukkan perintah-perintah at command ke modem.
Setelah modem internal dipasang dan mikrotik dihidupkan, beginilah tampilan System > Resources > IO di winbox yang memperlihatkan ada 3 serial port:
System > Resources > IO > serial ports

Klik Ports memperlihatkan ada 3 buah port serial termasuk 1 untuk Serial Console:

port listAgar bisa memanfaatkan modem serial console di-disable dulu.

serial console disableBuka New Terminal dan jalankan perintah untuk masuk ke terminal serial1:

terminal serial 1Coba masukkan perintah at commands default seperti ATZ jika tidak ada output di layar berarti port serial yang digunakan tidak sesuai, selanjutnya tekan Ctrl+A dan Q untuk keluar dari terminal serial1:

terminal serial1 mode inputSekarang ganti memakai serial2:

[admin@Mikrotik] > system serial-terminal serial2

[Ctrl-A is the prefix key]

Masukkan perintah ATZ, jika berhasil lanjutkan dengan at command yang lain.

atz
OK
ati0
33600

OK
ati1
255

OK
ati2
OK

OK
ati3
V2.200F6-V34_ACF_DP1

OK
ati4
AT-336PCR FOR STANDARD 10/21/97

OK
ati5
022

OK
ati6
RCV336DPFSP Rev 44BC

OK
ati7
000

OK
ati8
ERROR

[Q – quit connection] [B – send break]
[A – send Ctrl-A prefix] [R – autoconfigure rate]

Welcome back!
[admin@Mikrotik] >

Sekarang coba test apakah modem bisa dipakai dial keluar misalnya ke telkomnet instan. Sebelumnya naikkan baudrate serial2 ke 115200 dari default 9600.

[admin@Mikrotik] > port set serial2 baud-rate=115200
[admin@Mikrotik] > system serial-terminal serial2

[Ctrl-A is the prefix key]

AT&FE1Q0V1X4&C1&D2
OK
ATDT080989999
CONNECT 115200
~ }# !}! } )}!}$}&@}%}&rTe*}”}&} } } } }1}$}&@}7}$} }#}$ #}3})}#}(} }#}*2}2}6 ~~ }
# !}! } )}!}$}&@}%}&rTe*}”}&} } } } }1}$}&@}7}$} }#}$ #}3})}#}(} }#}*2}2, ~

[Q – quit connection] [B – send break]
[A – send Ctrl-A prefix] [R – autoconfigure rate]

Welcome back!
[admin@Mikrotik] >

Referensi :

    1. Manual Mikrotik refman2.9.pdf
    2. Membuat Server Dialin di Mikrotik

Written by awarmanf

December 18, 2009 at 10:24 am

Posted in Mikrotik

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. mas arief , saya coba buat ppp server dari serial interface , tapi gagal saat saya enable port serial ada kesalahan…mohon pencerahannya

    photoqita

    May 8, 2015 at 6:56 am

    • Kesalahannya apa mas?
      Apakah port serial sudah tersedia secara fisik di hardware mikrotik?

      awarmanf

      June 4, 2015 at 4:25 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: